Diskon Produk & Transaksi
Pengaturan potongan harga persentase atau nominal yang dapat diterapkan pada item spesifik maupun seluruh keranjang belanja.
Gambaran Umum
Dalam dunia ritel dan F&B, memberikan fleksibilitas harga adalah taktik negosiasi dan promosi yang tak tergantikan. Fitur Diskon Produk & Transaksi dalam Temuya POS adalah alat yang memberikan kekuatan tersebut kepada manajer dan kasir (dengan kontrol otorisasi yang ketat) untuk memodifikasi harga jual akhir secara dinamis. Modul ini didesain untuk menangani berbagai skenario penurunan harga, mulai dari cuci gudang (clearance sale), diskon karena barang sedikit cacat, potongan harga khusus karyawan, hingga kompensasi untuk pengalaman pelanggan yang kurang memuaskan.
Sistem diskon Temuya sangat canggih karena memisahkan antara diskon pada level baris item (item-level discount) dan diskon pada level keranjang keseluruhan (cart-level / order-level discount). Hal ini penting untuk akurasi laporan margin keuntungan: pemilik bisnis dapat melacak dengan tepat apakah mereka kehilangan margin di produk A, atau karena mereka memberikan potongan harga untuk seluruh tagihan secara umum.
Alur Kerja
Skenario Bisnis Praktis: Sebuah toko pakaian butik menjual gaun, sepatu, dan aksesoris. Seorang pelanggan loyal berbelanja gaun (Rp 500.000) dan sepasang sepatu (Rp 300.000). Saat berada di kasir, kasir menyadari sepatu yang dipilih adalah pajangan sisa (display item) yang memiliki sedikit goresan. Kasir memutuskan memberikan “Diskon Per-Item” manual sebesar Rp 50.000 khusus untuk baris sepatu tersebut dengan catatan “Barang Display”. Harga sepatu menjadi Rp 250.000.
Kemudian, karena pelanggan berbelanja lebih dari Rp 700.000, manajer toko mengizinkan kasir menerapkan “Diskon Transaksi” tambahan sebesar 10% untuk keseluruhan bill. Sistem akan menghitung (Rp 500.000 + Rp 250.000) = Rp 750.000, dikurangi 10% (Rp 75.000) menjadi total akhir Rp 675.000 yang harus dibayar. Perhitungan berlapis ini dieksekusi seketika, dan pada struk belanja, jejak diskon terlihat secara transparan, memberikan efek psikologis bahwa pelanggan menghemat banyak uang.
flowchart TD
A[Mulai Transaksi] --> B[Tambahkan Produk ke Keranjang]
B --> C{Pilih Tipe Diskon?}
C -->|Diskon Item| D[Pilih Baris Produk Tertentu]
D --> E[Input Nominal/Persen Potongan]
E --> F[Subtotal Produk Diperbarui]
C -->|Diskon Total Bill| G[Terapkan Potongan pada Subtotal Keseluruhan]
G --> H[Distribusikan Potongan secara Prorata ke semua item]
F --> I["Hitung Pajak (Tax)"]
H --> I
I --> J[Tampilkan Total Akhir untuk Dibayar]
Teknologi & Infrastruktur
Infrastruktur matematika untuk menghitung diskon berfokus pada pencegahan anomali bilangan pecahan (floating point error) dan memastikan perhitungan pajak yang sesuai hukum (pajak dihitung setelah diskon).
| Tabel Database | Deskripsi Fungsi |
|---|---|
discounts | Daftar tipe atau preset diskon tetap (misal: “Diskon Karyawan 15%”). |
transaction_discounts | Log diskon level keranjang (cart-level) yang diterapkan pada pesanan. |
transaction_item_discounts | Log diskon spesifik untuk masing-masing baris produk. |
| Endpoint API | Kegunaan |
|---|---|
POST /api/v1/orders/:id/discounts | Menerapkan diskon ke seluruh pesanan. |
POST /api/v1/orders/:id/items/:item_id/discounts | Menerapkan diskon pada produk spesifik. |
DELETE /api/v1/orders/:id/discounts/:discount_id | Menghapus diskon yang tidak sengaja dimasukkan sebelum lunas. |
Setiap action pemberian diskon manual yang melampaui batas tertentu akan ditangkap oleh sistem Audit Trail dan mungkin membutuhkan PIN Otorisasi Manajer sebelum perhitungan bisa dilanjutkan.
Keterkaitan dengan Fitur Lain
Diskon adalah salah satu fitur inti yang bersilangan dengan banyak proses krusial POS:
- Otorisasi PIN & Hak Akses (Role Management): Kasir reguler mungkin hanya diizinkan memberikan diskon maksimal 5%, sementara untuk diskon 50% sistem akan memunculkan pop-up yang meminta manajer memasukkan kode PIN rahasia mereka.
- Kalkulasi Pajak (Tax & Service Charge): Diskon akan mengubah nilai Dasar Pengenaan Pajak. Jika pesanan Rp 100rb di-diskon 10%, pajaknya dihitung dari Rp 90rb, memastikan bisnis tidak membayar pajak dari nilai yang sebenarnya tidak mereka terima.
- Laporan Penjualan (Sales Report): Dalam pelaporan analitik, nilai Gross Sales (Kotor) dan Net Sales (Bersih) akan terpisah dengan jelas, di mana selisihnya adalah akumulasi dari diskon yang diberikan, sehingga margin promosi bisa diukur efektivitasnya.
flowchart LR
A[Modul Kasir Keranjang] <--> B(Engine Diskon & Kalkulasi)
B --> C[Hak Akses & Otorisasi PIN]
B --> D[Manajemen Pajak PPN/Service]
B --> E[Analitik Penjualan Bersih]
Hal Penting yang Perlu Diketahui
- Tumpukan Diskon (Stacking Rules): Sangat penting untuk mendefinisikan SOP (Standard Operating Procedure), apakah toko Anda memperbolehkan diskon menumpuk. Misalnya, barang yang sudah di-diskon 50% per-item, apakah boleh terkena diskon 10% lagi dari total tagihan? Temuya POS mengakomodasi ini, namun manajemen harus memberikan panduan kepada kasir.
- Diskon Persentase vs Nominal: Perhatikan perbedaan dampak. Memberikan diskon 10% untuk pesanan besar akan terasa lebih menguntungkan bagi pembeli, sementara diskon nominal “Potongan Rp 15.000” seringkali lebih efektif dan tidak merugikan margin secara eksponensial.
- Prorata untuk Refund: Jika terjadi retur barang pada struk yang menggunakan Diskon Total Transaksi (misal Rp 100.000 untuk seluruh keranjang), sistem akan secara otomatis memecah (prorate) nilai diskon tersebut ke masing-masing item, sehingga jumlah uang yang dikembalikan ke pelanggan akan tepat dan akurat, tidak kelebihan.